Pengertian dan jenis-jenis Memori Semikonduktor

04Des, 2020

Hay sobat Newcyber.NET, tahukah anda bahwa Memori Semikonduktor adalah perangkat penyimpanan data-data elektronik yang terbuat dari bahan semikonduktor. Memori ini merupakan komponen yang sangat berperan penting dalam perkembangan perangkat elektronik masa kini, yang pada umumnya memori jenis ini telah digunakan sebagai memori pada (PC) komputer, memori pada Smartphone, pada USB drive dan bahkan digunakan sebagai memori pada Smart TV dan Smart Watch. Memori Semikonduktor ini umumnya berbentuk IC (Intragrated Circuit).

Tahukah Anda bahwa kebanyakan dari Memori Semikonduktor memiliki sifat Random Access atau akses acak yang mana data dapat diakses dalam waktu yang tetap pada memori tersebut, akan tetapi tidak mempedulikan lokasi letak data yang berada di dalam memori tersebut. Dikarenakan terdapat sifat akses acak atau Random Access ini, Memori Semikonduktor memiliki keunggulan dalam efisiensi yaitu dapat lebih efisien dalam mengakses data baik dalam penyimpanan ataupun pencarian data. Tentunya hal ini sangatlah berbeda dengan perangkat memori yang memiliki sifat Memori Urut seperti Compact Disk (CD) dan Tape Magnetik. Memori Urut hanya akan mengakses data secara berurutan karena memiliki batasan gerakan mekanikal dari media penyimpanan yang mengharuskan pengaksesan data secara berurutan. Dengan demikian dibutuhkan lebih banyak waktu akses data pada perangkat Memori Urut ini dibandingkan dengan memori semikonduktor yang memiliki sifat Random Access.
Perbedaan RAM dan ROM
Gambar ilustrasi perbedaan RAM dan ROM

Pada setiap Bit pada sebuah Chip Memori Semikonduktor, data biner disimpan dalam sirkuit kecil yang biasa disebut dengan Sel Memori dan didalam Sel Memori tersebut terdapat satu hingga beberapa buah Transistor. Sel Memori ini diletakan di dalam Array persegi panjang yang terdapat pada permukaan Chip. Sel Memori 1 bit akan dikelompokan dalam satuan kecil yang disebut dengan “Kata” yang mana sel tersebut dapat diakses secara bersamaan sebagai alamat memori tunggal. Memori yang dihasilkan sebagai kepanjangan Kata adalah suatu nilai yang berdasarkan kelipatan 2 seperti 1, 2, 4 dan 8 bit. Namun, secara umum waktu akses pada 1 byte Memori Semikonduktor ini adalah dalam hitungan 1 per nanodetik, dan sedangkan waktu akses 1 byte pada Hard disk adalah masih di dalam kisaran milidetik, maka dari itu Memori Semikonduktor lebih sering digunakan sebagai Memori Utama (Primary Storage) pada PC.

Related  DNS Nawala dan DNS Speedy untuk Internet Cepat dan Bersih

Jenis-jenis Memori Semikonduktor ;

Teknologi Memori Semikonduktor pada umumnya dapat dibagi menjadi 2 kategori utama berdasarkan pengoperasiannya dalam menahan data ketika tidak diberikan arus tegangan. Kedua Kategori utama tersebut adalah :

RAM (Random Access Memory)

Seperti namanya, RAM atau Random Access Memory adalah Memori semikonduktor yang digunakan sebagai pembaca dan penulis data dalam urutan apapun. Memori Semikonduktor jenis ini digunakan untuk aplikasi seperti komputer, prosesor memori data atau variabel yang akan disimpan dan diminta secara acak. Data tersebut dapat disimpan dan dibaca berkali-kali, akan tetapi data yang disimpan akan hilang apabila memori semikonduktor tersebut tidak mendapatkan tegangan atau arus listrik. Memori jenis ini juga sering disebut dengan Volatile Memory.

Berdasarkan Teknologi dan aplikasinya, RAM dapat dibagi menjadi :

  • DRAMDRAM merupakan singkatan dari Dynamic Random Acces Memory. DRAM menggunakan sel memori (Memory Cells) yang terdiri dari Kapasitor dan Transistor untuk menyimpan setiap bit data. Tingkat muatan pada setiap kapasitor menentukan apakah sebuah Bit tersebut adalah logika 1 atau 0. Muatan listrik yang tersimpan dalam kapasitor akan discharge perlahan-lahan sehingga diperlukan refresh (penyegaran kembali) secara berkala. DRAM merupakan Memori Semikonduktor yang sering digunakan sebagai Memori Utama Komputer. Seiring dengan perkembangannya, Teknologi DRAM dapat dibagi menjadi FPM-DRAM (Fast page mode DRAM), EDO-DRAM (Extended data out DRAM), VRAM (Video random access memory), SDRAM (Synchronous dynamic random-access memory) dan DDR SDRAM (Double data rate synchronous DRAM).
  • SRAMSRAM adalah singkatan dari Static Random Access Memory. SRAM tidak memerlukan refresh secara berkala sehingga kecepatan aksesnya (tulis dan baca) lebih tinggi dari DRAM. Namun kekurangan SRAM adalah memerlukan daya yang lebih tinggi dari DRAM dan juga harga yang lebih mahal dari DRAM. Dengan demikian, SRAM umumnya digunakan sebagai Cache sedangkan DRAM digunakan sebagai Memori Utama.
Related  Distribusi IP dan DNS dengan DHCP Server MikroTik

ROM (Read Only Memory)

ROM atau Read Only Memory merupakan jenis Memori Semikonduktor yang hanya bisa menyimpan data dalam sekali tulis saja, data yang telah tersimpan tidak akan dapat berubah atau hilang meskipun memori tersebut tidak diberi tegangan atau tidak dialiri arus listrik. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, beberapa jenis ROM sudah dapat dihapus dan ditulis kembali (re-write) yang dapat dilakukan dengan cara-cara tertentu seperti dengan menggunakan Ultraviolet dan Listrik. Memori jenis ini sering disebut juga dengan Non-Volatile Memory.

Berdasarkan teknologi dan aplikasinya, ROM dapat dibagi menjadi sebagai berikut :

  • PROM – PROM merupakan singkatan dari Programmable Read Only Memory. Memori Semikonduktor jenis PROM ini hanya dapat ditulis sekali dan harus diprogram dengan alat khusus yaitu PROM Programmer.
  • EPROM – EPROM adalah singkatan dari Erasable Programmable Read Only Memory. Memori Semikonduktor jenis EPROM dapat diprogram dan dapat dihapus. Untuk EPROM ini, penghapusan harus dilakukan dengan sinar ultraviolet. Terdapat sebuah jendela kecil pada EPROM yang untuk memungkinkan cahaya mencapai chip silikon. Ketika EPROM digunakan, jendela ini biasanya ditutupi dengan label agar data dapat dipertahankan untuk jangka waktu tertentu.
  • EEPROM – Kepanjangan dari EEPROM adalah Electrically Erasable Programmable Read Only Memory. EEPROM adalah jenis Memori Semikonduktor yang dapat diprogram/ditulis dan dihapus dengan menggunakan tegangan listrik. Seperti Memori Semikonduktor yang berjenis ROM lainnya, EEPROM juga dapat mempertahankan isi memori meskipun tidak dialir arus listrik. Namun penulisan atau pemrograman EEPROM tidak secepat RAM.
  • Flash Memory – Flash Memory atau Memori Flash merupakan pengembangan dari Teknologi EEPROM. Data dapat ditulis maupun dihapus sesuai dengan keinginan penggunanya. Kecepatan proses penulisan dan penghapusan isi data berada diantara EEPROM dan RAM. Namun kurang cocok digunakan sebagai Memori Utama Komputer. Flash Memori biasanya digunakan untuk Kartu Memori (SD Card, Memory Sticks) dan USB Flash drive (Thumbdrive).
Related  Dark Sector PC Game Free Download

Oke sobat Newcyber.NET, sekian dulu untuk penjelasan mengenai jenis dan pengertian untuk memori semi konduktor kali ini ya, 🙂 semoga dapat bermanfaat, jangan lupa tinggalkan komen kalian dibawah jika kalian memiliki pertanyaan seputaran dunia teknologi informasi maka kami akan berusaha membantu sobat sekalian untuk memecahkan pertanyaan tersebut, salam sukses selalu, Wassalamu'alaikum, WR, WB.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dicari Penulis Artikel dengan Tema Tutorial Seputaran Software ataupun Android!

X