Gangguan Pada Sistem Transmisi Signal Data

22Mar, 2017

1. Noise

Noise adalah sinyal-sinyal yang tidak diinginkan yang selalu ada dalam suatu sistem transmisi. Noise ini akan mengganggu kualitas dari sinyal terima yang diinginkan dan akhirnya menggangu proses penerimaan dan pengiriman data.

Menurut sumbernya noise ini dapat dibedakan menjadi :

  • Internal Noise, akibat thermal, intermodulasi, crosstalk
  • External Noise, akibat atmosphere, extraterrestrial, man made.

Random Noise adalah noise yang terjadinya tidak bisa diprediksi. Macam-macam random noise:

  1. Thermal Noise : noise akibat adanya efek panas
  2. Intermodulation noise : noise akibat masuknya frekuensi asing ke saluran komunikasi
  3. Crosstalk noise : noise akibat masuknya sinyal asing ke saluran komunikasi
  4. Impulse noise : noise akibat masuknya sinyal yang memiliki level tegangan yang cukup tinggi secara tiba-tiba ke saluran komunikasi
  5. Fading noise : noise akibat perubahan kondisi atmosfer bumi

Statistical noise adalah noise yang terjadi dapat diprediksi. Macam-macam statistical noise:

  1. Redaman : turunnya level tegangan sinyal yang diterima akibat karakteristik media
  2. Tundaan : keterlambatan datangnya sinyal sehingga memperlambat pemrosesan

2. Interferensi

Interferensi adalah sinyal pengganggu yang tidak diinginkan dimana frekuensinya berdekatan atau sama dengan sinyal yang diinginkan serta berdaya besar.

Dalam dunia telekomunikasi dan IT yang berbasis satelit ada hal yang tidak mungkin dihindari yaitu gangguan/ Interferensi, namun dengan batasan toleransi tertentu masih dapat diterima.

Ada beberapa jenis kategori Interferensi:

  • Interferensi antar jaringan satelit adalah gangguan yang diakibatkan jarak antara satelit satu dengan yang lainnya
  • Interferensi jaringan Terrestrial adalah gangguan yang disebabkan frekuensi kerja dari sistem sama
  • Interferensi Croos polarisasi adalah gangguan disebabkan dari pengguna frekuensi yang sama dan power yang dipancarkan/Transmitter
  • Interferensi Co channel (antar kanal) adalah gangguan disebabkan oleh frekuensi channel atau tidak ada jarak antar kedua frekuensi (Guard band)
  • Interferensi Retransmit adalah gangguan disebabkan ketidak sempurnaan instalasi st.bumi/SNG yang bekerja pada frekuensi 52-88 Mhz sehingga frekuensi radio FM 88-108 Mhz akan masuk ke dalam sistem up link
  • Interferensi Intermodulasi antar Carrier adalah gangguan ini ketidak linearan dari power amplifier (HPA) bila digunakan untuk multi carrier, terjadi akibat:
  1. kedekatan satelit
  2. Coverage yang saling overlapping
  3. Band frekuensi yang sama

3. Redaman

Redaman adalah turunnya level tegangan sinyal yang diterima akibat karakteristik media, merupakan salah satu jenis noise yang kejadiannya dapat diprediksi

Redaman adalah hambatan pada media telekomunikasi yang menyebabkan sinyal akan semakin lemah untuk jarah yang jauh.

4. Fading

Fading adalah penyimpangan atenuasi yang mengalami sinyal carrier-termodulasi telekomunikasi terhadap media propagasi tertentu

Fading merupakan gangguan komunikasi yang gejalanya dapat dirasakan oleh penerima akibat adanya fluktuasi (ketidaktetapan) level daya sinyal yang diterima oleh receiver

  • Multipath Fading, Fading yang terjadi karena terdapat objek antara pengirim dan penerima sehingga gelombang yang sampai ke penerima berasal dari beberapa lintasan (multipath) dan fluktuasi yang terjadi bersifat cepat (fast fading)

Terdiri dari:

  • Rician, jika sinyal yang dominan adalah sinyal yang bersifat Line Of Sight (direct path).
  • Rayleigh, jika sinyal yang dominan adalah sinyal yang bersifat tidak langsung (indirect path).
  • Shadowing, Fading yang terjadi karena adanya efek terhalangnya sinyal sampai ke penerima akibat oleh gedung bertingkat, tembok, dll dan fluktuasi sinyal yang terjadi bersifat lambat (Slow fading).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X