Belajar Mikrotik : Teori Dasar Mikrotik

26Mar, 2016

Belajar Mikrotik: Teori Dasar Mikrotik - Teori dasar Mikrotik diperlukan kompilasi kita akan belajar Mikrotik agar dapat dipertanyakan dengan baik bahan dasar tentang Mikrotik itu sendiri.

MikroTik RouterOS™ merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai router jaringan. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya dapat dilakukan melalui Aplikasi Windows (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada PC Komputer Standar (Personal Computer). PC yang akan dibuat router mikrotik pun tidak memerlukan sumber daya yang cukup besar untuk penggunaan standar, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (rute yang rumit, rute yang rumit)

MikroTik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia bejumpa dengan Arnis, Seorang sarjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.

John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi MikroTik adalah rute routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.

Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat percobaan John dan Arnis, karena saat ini mereka telah membantu negara-lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.

Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan bersama-sama denag bantuan 5-15 staf orang Litbang Menurut Arnis, selain staf di Lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan bantuan langsung yang mengembangkan MikroTik secara maraton.

Related  Cara Install Mikrotik GNS3 Menggunakan Qemu

 

Jenis-Jenis Mikrotik

  1. MikroTik RouterOS yang membuat perangkat lunak yang dapat di-download di www.mikrotik.com. Dapat diinstal pada kompuetr rumahan (PC).
  2. MikroTik RouterBoard yaitu BUILT-IN Hardware Mikrotik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam papan router yang didalamnya sudah terinstal MikroTik RouterOS.

 

Fitur-Fitur Mikrotik

  • Daftar Alamat: Alamat IP Pengelompokan berdasarkan nama
  • Asinkron: diperlukan serial PPP dial-in / dial-out, dengan mendukung CHAP, PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, panggil sesuai permintaan, modem kolam menggunakan 128 port.
  • Bonding: menghubungkan dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.
  • Jembatan: menghubungkan pohon pemintalan fungsi, beberapa antarmuka jembatan, menjembatani firewall.
  • Manajemen Rate Data: QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, antrian FIFO, CIR, MIR, limit antar peer untuk melihat
  • DHCP: mengendalikan DHCP setiap antarmuka; Relay DHCP; Klien DHCP, banyak DHCP jaringan; Sewa DHCP statistik dan dinamis.
  • Firewall dan NAT: koneksi pemfilteran koneksi peer untuk melihat, sumber NAT dan NAT tujuan. Dapat memfilter berdasarkan MAC, alamat IP, kisaran port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
  • Hotspot: Hotspot gateway dengan persetujuan RADIUS. Kecepatan data batas, SSL, HTTPS.
  • IPSec: Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann grup 1, 2, 5; Hashing MD5 dan algoritma SHA1; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) Grup MODP 1, 2,5
  • ISDN: mendukung ISDN dial-in / dial-out. Dengan membahas PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mengikat 128K bundel, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui garis protokol.
  • M3P: Paket Protokol MikroTik Protokol untuk koneksi dan ethernet nirkabel.
  • MNDP: MikroTik Discovery Neighbor Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP).
  • Monitoring / Akuntansi: Laporan Lalu Lintas IP, log, statistik grafik yang dapat diakses melalui HTTP.
  • NTP: Network Time Protokol untuk server dan klien; diterima menggunakan sistem GPS.
  • Protokol Tunneling Poin ke Poin: Konsentrator Akses PPTP, PPPoE dan L2TP; Protokol menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; membahas dan melaporkan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; resolusi kecepatan data.
  • Proxy: Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; proxy transparan untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung induk proxy; DNS statistik.
  • Routing: Routing statik dan dinamik; RIP v1 / v2, OSPF v2, BGP v4.
  • SDSL: Mengijinkan DSL Single Line; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
  • Simple Tunnel: Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).
  • SNMP: Mode Protokol Pemantauan Jaringan Akses sederhana hanya-baca.
  • Sinkron: tipe media T.3; V.35, V.24, E1 / T1, X21, DS3 (T3); sync-PPP, Cisco HDLC; Bingkai Relay garis protokol; ANSI-617d (ANDI atau lampiran D) dan Q933a (CCITT atau lampiran A); Frame Relay jenis LMI.
  • Alat: Ping, Traceroute; bandwidth uji; ping banjir; telnet; SSH; packet sniffer; Pembaruan DNS Dinamik.
  • UPnP: interaksi antarmuka Universal Plug and Play.
  • VLAN: Koneksi Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan nirkabel; beberapa VLAN; VLAN bridging.
  • VoIP: gunakan aplikasi voice over IP.
  • VRRP: Protokol Redudant Router Virtual.
  • WinBox: Aplikasi mode GUI untuk meremote dan memenangkan MikroTik RouterOS.
Related  PANDUAN CARA INSTALL OS WINDOWS DI KOMPUTER BARU

 

Demikianlah pembahasan tentang artikel Belajar Mikrotik: Teori Dasar Mikrotik. Teori dasar ini dapat Anda gunakan sebagai pedoman dalam belajar mikrotik kedepannya. Semoga Bermanfaat 🙂


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dicari Penulis Artikel dengan Tema Tutorial Seputaran Software ataupun Android!

X
Trust Guard Security Scanned